‎”Ada benda-benda di sekitar kita dan sangat dekat dengan kaki kita. Tetapi kita belum pernah melihatnya, karena kita tidak benar-benar berusaha melihatnya.” (Alexander Graham Bell)
‎”Sains bukan daftar fakta dan prinsip yang harus dipelajari dengan cara dihafal. Sains adalah cara melihat dunia dan mengajukan pertanyaan.” (F. James Rutherford)

Menembus padatnya lalu lintas di Jalan Setiabudi, Bandung kemudian berbelok ke arah kanan menuju Cipaku. Sebuah sekolah di kawasan yang rimbun, asri, dan sejuk bersiap menyambut. Seperti biasa, matahari selalu memberikan kehangatan pada pagi hari yang dingin. 

Bandung yang dingin pada pagi hari bahkan jika mencapai puncaknya musim kemarau atau musim hujan, pagi hari di Bandung bisa diselimuti oleh kabut yang turun kemudian perlahan-lahan pergi ketika hangatnya matahari mulai terasa.
Anak-anak di Sekolah Kuntum Cemerlang
 sedang melakukan percobaan sains (dok. Iden Wildensyah

Sekolah Kuntum Cemerlang atau lebih banyak dikenal dengan singkatan SKC adalah sekolah menarik yang ada di Bandung. Banyak sekali program yang ditawarkan untuk anak didiknya dalam memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Dengan pendekatan belajar yang holistik, di SKC kita akan menemukan paduan belajar dengan kegiatan yang menarik untuk anak-anak. Anak-anak akan diajak untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu yang terjadi. Berpikir kritis adalah salah satu pondasi dasar pendidikan alternatif. Anak-anak begitu menyukai setiap kegiatan yang mereka ikuti. Sebut saja salah satunya yaitu kegiatan sains. Sains memiliki tempat yang baik di SKC. Sedari dini, anak-anak sudah dikenalkan dengan konsep-konsep sains yang menarik. Sains di sekitar kita kemudian dikaji bersama-sama antara siswa dan guru. 

Tak jarang, penelitian untuk membuktikan sesuatu dilakukan untuk menarik minat anak-anak terhadap sains. Misalnya penelitian tentang tumbuhan yang menyerap Karbondioksida dan melepaskan oksigen. Mereka akan lakukan penelitian di laboratorium yang cukup lengkap untuk ukuran sekolah di Kota Bandung. 

Bukan hanya di sekolah saja, praktik lapangan juga sering dilakukan di SKC dengan mengunjungi lokasi-lokasi yang akan diobservasi. Misalnya meninjau kehidupan laut dengan langsung belajar di lokasi seperti Pangandaran. Mengenal hutan langsung belajar ke Taman Hutan Raya. Mengenal kenampakan alam dan fenomena gunung berapi langsung belajar dan meninjau lokasi gunung berapi. 

Bukan hanya sains, praktik observasi lapangan juga berhubungan dengan sejarah. Misalnya mengunjungi lokasi candi, tempat adat, dan masih banyak lagi lagi kegiatan menarik seputar observasi lapangan yang dilakukan oleh anak-anak di SKC. 

Kekuatan sains di SKC ini tidak bisa dianggap enteng. Pengalaman membuktikan jika Sekolah Kuntum Cemerlang selalu berkontribusi dalam lomba sains yang dilakukan oleh dinas-dinas terkait. Penelitian siswa-siswanya sangat menarik untuk dikaji. Sains menjadi sangat menyenangkan di SKC. 

Bukan hanya sains, kegiatan lainnya juga tak kalah menarik. Sebut saja belajar dengan menggunakan media LEGO. Dengan LEGO yang sudah mereka miliki, anak-anak diajak untuk merancang mulai dari bangunan atau konstruksi sederhana sampai konstruksi yang rumit. Mulai dari yang pasif sampai bentuk konstruksi yang aktif atau bisa digerak-gerakan untuk tujuan tertentu. 

Salah satu hal yang juga menarik perhatian saya adalah pelajaran creative writing atau menulis kreatif. Buat ini juga menjadi keistimewaan dari SKC. Anak-anak diajak untuk mampu menuliskan setiap ide yang mereka miliki dengan cara-cara yang kreatif. Kreativitas adalah bentuk menarik dari sekolah alternatif. Keberadaan kreativitas menjadi nyawa untuk mengembangkan ide-ide. Ketika anak mampu menuliskan ide-ide secara kreatif dan menyampaikan ke khalayak dengan menarik, ia sudah memiliki satu poin untuk bekal kehidupan. 

Sebagaimana sekolah alternatif lainnya, sekolah tidak boleh jauh dari masalah-masalah kehidupan karena sekolah adalah kehidupan itu sendiri. Anak diajak untuk kreatif sejak dini pada hakikatnya adalah untuk memberi pengalaman hidup secara kreatif di kemudian hari. Saya yakin SKC termasuk salah satu bentuk miniatur kehidupan dimana anak-anak belajar lebih banyak dari pengalamannya setiap hari beraktivitas di sekolah bersama guru dan teman-temannya. 

Share this:

Related Posts

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments