Ruang Sederhana Berbagi

Tampilkan postingan dengan label Waldorf Inspired. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waldorf Inspired. Tampilkan semua postingan

Jumat, April 14, 2017

Begini Keseruan Outbond di Sekolah Alam Bandung

Alex Ahmad (bukan nama sebenarnya) siswa Sekolah Alam Bandung terlihat riang gembira pagi itu. "Saya mau outbond, kak!" Katanya penuh antusiasme. Alex bersama teman-temannya sudah rutin bergiat di alam terbuka sejak kecil. Sekolah Alam Bandung sebagaimana namanya merupakan Sekolah alternatif yang berdiri di tengah rerimbunan, di dekat sawah, dan di samping Taman Hutan Raya Juanda.

Outwarbond atau yang terkenal dengan outbond adalah salah satu media pendidikan yang dikembangkan oleh Sekolah Alam Bandung untuk mendidik para siswanya. Siswa-siswi di Sekolah Alam Bandung bergiliran setiap waktu melakukan kegiatan outbond yang dipandu oleh fasilitator berpengalaman. Tenaga ahli outbond yang sudah lama malang melintang dalam melatih peserta dari berbagai jenjang usia.

Outbond dikatakan oleh gurunya sangat efektif dalam mendidik siswa menjadi terampil, terlatih, dan cekatan. Selain itu juga siswa menjadi lebih kreatif, mandiri, dan mampu bertahan hidup di alam bebas sesuai kadar latihannya. Berjenjang! Tingkat kesulitan yang diatur sedemikian rupa dan mengalir sebagaimana adanya alam ini dilakukan agar anak mendapatkan kesiapan yang bertahap.

Siang itu, setelah berkumpul di lapangan tanah yang sering digunakan berbagai kegiatan, mereka berlatih bersama kelompoknya. Setelah berkumpul mereka berjalan long march ke bukit di daerah Bandung Utara. Udara segar, matahari yang hangat adalah dua nikmat yang mereka dapatkan selain masih banyak lagi yang tidak bisa dituliskan. Inilah keceriaan yang terpancar siang itu di Sekolah Alam Bandung. 


Berkumpul untuk menyatukan visi kegiatan yang dipandu oleh fasilitator kegiatan di alam terbuka


Problem solving bersama teman satu kelompok


Bermain dengan penuh keceriaan bersama teman-teman


Trekking melewati bukit-bukit di Bandung Utara yang masih segar


Long march memasuki daerah-daerah penduduk yang beragam

Alex Ahmad pulang setelah bergiat, mukanya lesu tetapi rona keceriaan masih terpancar dari wajahnya. Yah Alex begitu menikmati kegiatan siang itu. Selepas dijemput iapun tertidur lelap.

(Foto by Nandang Suryana)
Share:

Jumat, November 04, 2016

Bermain dan Belajar Itu Sama Pentingnya, Lho!

Belajar dan bermain adalah dua hal yang saling berkaitan satu sama lain. Jika melihat jauh ke belakang, ke masa dahulu kala bahwa dalam permainan tradisional terdapat banyak pembelajaran yang bisa diambil. Menurut Mohammad Zaini Alif dari Komunitas Hong, lewat permainan tradisional yang sederhana dan dekat dengan alam, anak-anak diberi jalan untuk mencari tahu. Permainan tradisional menjadi media untuk transfer ilmu pengetahuan hidup dari generasi lalu ke generasi yang akan datang. Terdapat 3 unsur inti pembelajaran dalam permainan tradisional yaitu ke sesama manusia, lingkungan dan Tuhan sebagai manifesto spiritualisme.
Bermain dan Belajar Itu Sama Pentingnya, Lho!

Seiring kemudian muncul sekolah yang dikembangkan oleh para pendatang ke Indonesia dengan pemilahan sekolah inlander dan sekolah pribumi, permainan tradisional pun mengalami sedikit demi sedikit penyusutan. Walaupun di beberapa daerah kegiatan permainan tradisional ini masih dilakukan oleh anak-anak sekolah saat jeda istirahat. Mereka memainkan dengan suasana yang ceria diluar pelajaran. Dari sinilah kemudian menjadi tersekat antara pelajaran dan permainan. Sekat itu yang kemudian menggiring opini terdapat perbedaan mendasar dalam belajar dan bermain.

Sejatinya jika melihat ke permainan tradisional, justru bermain itulah yang menjadi media pembelajaran. Tidak ada sekat antara belajar dan bermain. Opini yang berkembang dengan mensekat definisi bahwa belajar adalah sesuatu yang serius, statis, dan duduk di dalam kelas. Sementara bermain ada sesuatu yang tidak serius, dinamis, dan dilakukan di luar ruangan.

Inilah yang kemudian menjadikan sekolah menjadi sesuatu yang membosankan karena membatasi ruang gerak anak-anak. Padahal, kegiatan utama pada masa anak-anak adalah bermain. Mereka belajar pada saat bermain, mereka mencerna setiap pesan yang kemudian menjadi bekal ketika dia dewasa. Dalam pemikiran anak-anak bisa jadi sebenarnya pendidikan tentang rumus, matematika, sosial, dan budaya terkandung sangat dalam di setiap permainan.

Saat sekarang yang bisa dilakukan salahsatunya mengubah mindset bahwa bermain itu sama dengan belajar. Demikian pula ketika belajar itu sama dengan bermain. Jika demikian terjadi saya yakin belajar bukan lagi sesuatu yang membosankan, belajar akan menjadi sangat menarik sebagaimana anak-anak bermain.
Share:

Jumat, Oktober 07, 2016

Inspirasi Menulis Cerita Anak Pauline Oud

Sore itu di Jagad Alit Waldorf, Pauline Oud (53), seorang ilustrator dan penulis buku dari Belanda memberikan inspirasi menulis dan berkarya dalam acara We Share We Care Clavis Indonesia. Pauline Oud, yang awalnya sempat menjadi pelukis abstrak itu ternyata mengubah haluannya menjadi penulis dan ilustrator buku anak-anak. Dunia anak yang begitu dinamis membuatnya jatuh cinta.

Banyak sekali karya Pauline Oud yang sudah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa diberbagai negara. Misalnya Belgia, Inggris, Belanda, dan lain-lain. Salah satu tokoh dalam buku yang sudah dibuatnya dan terkenal di mancanegara adalah Lily and Milo. Lily and Milo menceritakan dua sahabat hewan, yaitu tikus dan kelinci, yang mengajarkan tentang hal sehari-hari seperti makan yang baik, mandi yang baik, dan kisah-kisah keseharian lainnya yang dikemas secara menarik. Seri pertama Lily and Milo yang dibuat Pauline Oud, berjudul Getting Dress with Lily and Milo.

Pauline Oud sedang menyampaikan proses kreatifnya dibalik karya buku anak yang dihasilkannya (Iden Wildensyah)

Pauline menuturkan dalam proses kreatifnya, membuat cerita bergambar untuk anak-anak itu tidak mudah dan gampang seperti yang dikira. Ia harus menciptakan karakter dan cerita yang dekat dengan anak-anak serta mengandung nilai-nilai positif. Hal itu yang membuatnya harus bisa mencari ide-ide sederhana lewat kegiatan sehari-hari anak di rumah atau di sekolah. 

Setelah mendapatkan ide, dalam proses membuat bukunya ia akan menggambar sketsa terlebih dahulu dengan menggunakan pensil. Ia sangat senang dengan gambar manual yang rutin dilakukannya ketika mendapatkan ide cerita. Gambar manual disebutkannya memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan dengan gambar komputer. Setelah itu proses selanjutnya adalah mewarnai. Keseluruhannya ia kerjakan secara manual sampai benar-benar mendapatkan gambar yang sempurna. Gambar yang sudah diwarnai kemudian dipindai secara digital. Di situ ia akan menambahkan pola untuk melengkapi gambar yang sudah ada misalnya bunga-bunga, kotak-kotak, dan objek lain yang menurutnya menarik untuk anak-anak.

Pauline Oud sedang menandatangi kartu pos (Iden wildensyah)
Proses pindai bisa juga menjadi semacam pemeriksaan untuk kualitas. Jika ada yang tidak sesuai, ia akan ulangi bagian yang dianggapnya belum sempurna. Barulah jika sudah sesuai, ia akan menambahkan cerita dalam ilustrasi gambar yang sudah ia buat. Proses selanjutnya diperiksa, disunting, dan dicetak. Sore itu Pauline benar-benar membuka proses kreatifnya mendapatkan ide dan menuangkannya menjadi karya. 

Pauline berharap hasil karyanya bisa dibaca oleh anak-anak Indonesia melalui Clavis Indonesia. Clavis Indonesia adalah perwakilan dari Penerbit Clavis yang berpusat di Hasselt, Belgium dengan ruang lingkup di bidang penerbitan, pendidikan,pelatihan dan pemasaran buku bacaan anak berkualitas tinggi. Produk utama Clavis Indonesia adalah buku bacaan anak untuk sasaran pembaca usia 2-14 tahun.
Bersama Pauline Oud selepas acara diskusi
Buku-buku terbitan Clavis merupakan buku bacaan anak bermutu dengan standar international dan memiliki reputasi terbaik. Selain karena cerita yang menarik, mendidik dan penuh dengan pesan-pesan yang baik untuk penguatan karakter, kreativitas dan imaginasi anak-anak tanpa batas. Buku-buku terbitan clavis juga menawarkan nilai seni yang tinggi dari segi ilustrasi dan dikerjakan dengan penuh dedikasi dan rasa kecintaan yang besar. Selain itu semua buku bacaan Clavis juga di konsultasikan dengan ahli pendidikan terlebih dulu sebelum diterbitkan.

Yah lewat Clavis Indonesia sebagai pemegang hak untuk menerbitkan dan memproduksi tokoh-tokoh yang ada dalam cerita, kita tunggu kehadiran buku-buku anak yang menarik karya Pauline Oud di Indonesia dan semoga menginspirasi anak-anak untuk berkarya.
Share:

Selasa, Januari 19, 2016

Deepak Chopra: Kita Adalah Bagian Dari Irama Alam Semesta

Selama beberapa pertemuan, studygroup di Jagad Alit Waldorf membahas tentang ritme. Apa itu ritme? Bagaimana kita mengikuti ritme harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Ritme sangat penting untuk kita semua. Untuk orangtua, pemahaman ritme di rumah ini berguna dalam membangun sikap disiplin dalam diri anak. Ritme juga membuat orangtua bisa mengetahui jika ada sesuatu yang salah pada anak, misalnya anak sakit karena telat makan, anak sakit karena tidak bermain di luar ruangan, dan masih banyak lagi hal penting untuk orangtua dalam mendidik anak di rumah.
Bukan hanya untuk orangtua, ritme juga penting untuk guru di sekolah. Mengatur jadwal harian, bulanan, dan tahunan untuk anak didiknya agar bisa selaras satu sama lain. Guru bisa tahu anak-anak yang terganggu ritme di sekolahnya atau di rumahnya misalnya dengan tiba-tiba jadi banyak melakukan kegiatan menarik perhatian teman-temannya atau anak jadi malas-malasan di sekolah.
Nah, masih banyak lagi hal positif jika kita bisa memahami ritme ini dan melaksanakannya atau melakukan semua hal dengan ritme yang baik. Kesehatan tubuh kita berhubungan dengan ritme ini. Sehingga siapapun yang ingin sehat jiwa dan raga, memahami ritme ini menjadi sangat penting. Di bawah ini saya lampirkan sebuah tulisan dari Deepak Chopra tentang ritme.
Hidup Selaras Alam (iden wildensyah)
Kita Adalah Bagian Dari Irama Alam Semesta
Oleh Deepak Chopra
Tubuh kita, pikiran kita, emosi kita – segala sesuatu dalam fisiologi kita adalah berubah waktu ke waktu, tergantung pada waktu hari, siklus bulan, bahkan musim pasang dan surut. Tubuh kita adalah bagian dari alam semesta, dan segala sesuatu yang terjadi di alam semesta pada akhirnya mempengaruhi fisiologi tubuh kita. Ritme biologis adalah ekspresi dari ritme bumi dalam hubungannya dengan seluruh alam semesta, dan ada empat irama – irama harian, irama pasang surut, irama bulanan atau lunar dan irama tahunan atau musiman – adalah dasar dari semua irama dalam kita tubuh.
Ketika Bumi berputar pada porosnya, kita mengalami siklus 24-jam siang dan malam yang kita sebut ritme sirkadian. Ritme ini didasarkan pada peputaran bumi, dan segala sesuatu dalam tubuh kita, adalah bagian dari Bumi, juga berputar dan mengikuti irama Bumi. Ketika ritme biologis ini terganggu oleh perjalanan jarak jauh, misalnya, kita mengalami jet lag. Atau jika kita bekerja shift malam, kita akan merasa tidak nyaman meskipun kita telah beristirahat pada siang harinya, ini karena ritme biologis kita tidak selaras dengan irama kosmik. Bahkan pengalaman subyektif memberitahu kita bahwa pada waktu tertentu dalam satu hari kita merasa lapar, sementara di lain waktu hari kita merasa mengantuk. Kita mengetahui bahwa kita cenderung merasa ada satu kecenderungan pada pukul empat sore dan kecenderungan lain pada pukul empat pagi.
Irama pasang surut juga memiliki efek pada fisiologi kita. Ritme ini adalah hasil dari pengaruh gravitasi dari matahari, bulan dan bintang-bintang di galaksi yang jauh terhadap lautan di planet Bumi. Kita memiliki lautan dalam diri kita yang mirip dengan lautan di planet kita. Lebih dari 60 persen dari tubuh kita adalah air, dan lebih dari 60 persen dari planet kita adalah air. Jadi kita juga mengalami air surut dan air pasang, dan pasang surut ini mengalir dalam fisiologi kita sendiri. Ketika kita merasa kurang sehat, tubuh kita sedang tidak selaras dengan alam semesta. Meluangkan waktu berada dekat lautan, atau di mana saja di alam, dapat membantu kita untuk mensinkronisasi irama kita dengan irama alam.
Irama lunar adalah siklus dua puluh delapan-hari yang terjadi sebagai akibat dari gerakan bumi, matahari dan bulan dalam hubungannya satu sama lain. Irama ini adalah bukti saat muncul dan lenyapnya bulan. Kita melihat bulan purnama, bulan setengah, tidak ada bulan lalu siklus dimulai lagi. Kesuburan manusia dan menstruasi adalah contoh yang baik dari irama bulan ini, dan ada banyak siklus 28-hari lainnya. Ketika saya masih bekerja sebagai seorang dokter di ruang gawat darurat, kita sering menghadapi pasien dengan masalah tertentu yang tergantung pada waktu hari dan siklus bulan.
Ketika Bumi bergerak mengelilingi matahari, kita mengalami irama musiman yang menyebabkan perubahan biokimia yang berbeda dalam pikiran-tubuh. Jadi kita lebih cenderung jatuh cinta pada musim semi atau mengalami depresi di musim dingin. Orang-0rang dengan kondisi tertentu yang dikenal sebagai gangguan afektif musiman mengalami depresi di musim dingin, tetapi merasa lebih baik ketika dibawa pada sinar matahari. Perubahan musim tidak hanya mempengaruhi biokimia tubuh manusia, mereka mempengaruhi biokimia pohon, bunga, kupu-kupu, bakteri dan segala sesuatu di seluruh alam.
Ketika Bumi berada miring pada porosnya di musim semi, bunga bermekaran, tupai tanah keluar dari tanah, burung bermigrasi, ikan kembali ke tempat asal dan ritual kawin dimulai. Orang-orang tergerak untuk menulis puisi, pecinta menyanyikan lagu-lagu, dan tua dan muda jatuh cinta. Irama musiman ini mempengaruhi kita secara biologis, mental, emosional, dan semuanya berhubungan dengan kondisi antara bumi dengan matahari.
Ada siklus dan irama lain yang berfluktuasi selama beberapa detik, dan ada irama yang berlangsung dari tiga puluh menit hingga 28 jam yang disebut ritme ultradian. Itu adalah siklus di dalam siklus, dan itu sangat rumit, tapi itu semua satu simfoni. Semua ritme ini menciptakan simfoni alam semesta, dan tubuh-pikiran selalu berusaha untuk melakukan sinkronisasi irama dengan irama universal. Untuk memisahkan tubuh-pikiran dari kosmos adalah ketidak mampuan kita melihat segala sesuatu sebagaimana yang sebenarnya. Tubuh-pikiran adalah bagian dari pikiran yang lebih besar; itu bagian dari kosmos, dan kosmis menghasilkan irama perubahan yang mendalam dalam fisiologi kita. Alam semesta sesungguhnya adalah sebuah simfoni dari bintang-bintang. Dan ketika tubuh-pikiran kita selaras dengan simfoni ini, semuanya menjadi spontan dan mudah, dan kegembiraan alam semesta mengalir melalui kita dalam ekstasi kegembiraan.
Ketika irama-pikiran dan tubuh kita selaras dengan irama alam, ketika kita hidup harmonis dengan kehidupan, kita hidup dalam keadaan berkelimpahan. Untuk hidup dalam kasih karunia adalah untuk mengalami keadaan kesadaran di mana hal-hal mengalir dengan mudah dan keinginan kita dengan mudah terpenuhi. Keanggunan ini adalah ajaib, sinkronistis, kebetulan, menyenangkan. Ini adalah faktor keberuntungan. Tetapi untuk hidup dalam kasih karunia ini kita harus membiarkan intelijensi alam mengalir melalui kita tanpa campur tangan.
Secara teoritis, jika kita benar-benar selaras dengan alam semesta, jika kita benar-benar selaras dengan iramanya, dan jika kita telah memiliki nol stres, maka akan sangat sedikit entropi dalam tubuh kita. Tubuh kita tidak akan menua jika kita benar-benar mensinkronkan dengan siklus alam semesta. Jika mengalami entropi, itu akan ada pada skala alam semesta, yang merupakan siklus kosmik atau waktu ribuan tahun. Tapi tubuh-pikiran kita bisa tidak sepenuhnya selaras dengan irama alam semesta, dan mengapa tidak? Stres. Anda lihat, segera setelah kita memiliki sebuah pikiran, pikiran apapun, itu akan mengganggu kecenderungan bawaan dari ritme biologis untuk melakukan sinkronisasi dengan irama universal.
Bagaimana kita bisa mengganggu kecerdasan alam? Dalam istilah spiritual, kita dapat mengatakan bahwa kita mengganggu irama kita ketika kita mengidentifikasi dengan citra diri kita dan batin kita kehilangan diri, ketika kita kehilangan rasa hubungan dengan jiwa kita, sumber kita. Dalam istilah yang lebih umum, kita dapat mengatakan bahwa kita mengganggu irama ini ketika kita mulai khawatir, ketika kita mulai mengantisipasi masalah, ketika kita mulai berpikir, “Apa yang salah?” Ketika kita mencoba mengendalikan segala sesuatu, ketika kita merasa takut, ketika kita merasa terisolasi – semua hal ini mengganggu aliran kecerdasan alam. Setiap kali kita merasakan perlawanan, kapan saja kita merasa ada sesuatu yang salah, kapan saja kita merasa frustrasi, kapan saja ada terlalu banyak usaha, maka kita sedang tidak berhubungan dengan sumber kita, bidang kesadaran murni yang bermanifestasi sebagai kemungkinan tak terbatas dari alam semesta. Keadaan ketakutan adalah keadaan rasa keterpisahan, ini adalah perlawanan terhadap apa yang ada. Jika kita tidak memiliki perlawanan, maka itu semua terjadi dengan spontan, mudah tanpa upaya.
Tubuh kita terus-menerus berbicara kepada kita melalui sinyal kenyamanan dan ketidaknyamanan, kesenangan dan rasa sakit, tarikan dan tolakan. Ketika kita mendengarkan nuansa halus sensasi dalam tubuh kita, kita sedang mengakses kecerdasan intuitif kita. Kecerdasan ini kontekstual, relasional, memelihara, holistik dan bijaksana. Kecerdasan intuitif lebih akurat dan presisi dari yang ada di alam pikiran rasional. Intuisi bukanlah pikiran, itu adalah bidang non-lokal informasi kosmis yang berbisik kepada kita dalam keheningan diantara pikiran kita. Jadi, ketika kita mendengarkan kearifan tubuh kita, ketika kita menjadi sadar akan sensasi dalam tubuh kita, kita akan tahu seluruh kosmos, karena seluruh kosmos bisa dialami sebagai sensasi dalam tubuh kita.
Ketika kita dalam kondisi tidak selaras dengan irama universal, sinyal yang datang kepada kita adalah rasa tidak nyaman, apakah itu fisik, mental atau emosional. Ketika kita mengalir selaras dengan alam semesta, sinyal yang datang kepada kita adalah rasa nyaman, kemudahan atau sukacita. Pada kenyataannya, sensasi ini adalah suara roh, yang berbicara kepada kita pada perasaan murni di dalam tubuh kita. Ketika kita menyediakan tubuh kita untuk mendengarkan ke dalam, kita akan mendengar suara roh, karena tubuh kita adalah sebuah bio-komputer yang terus-menerus tersambung ke jiwa kosmik. Tubuh kita memiliki kemampuan komputasi yang dapat langsung memperhitungkan rincian tak terhingga yang menciptakan setiap peristiwa dalam hidup kita.
Setelah mengetahui semua ini, mengapa Anda tidak memperlakukan tubuh Anda dengan rasa hormat dan mengurusnya? Pelihara tubuh Anda dengan perhatian yang penuh kasih. Lepaskan semua pembatasan dan kekakuan dalam kesadaran Anda sehingga tubuh Anda dapat bersantai kembali ke dalam irama alam semesta. Jika Anda memperhatikan irama dan siklus pikiran-tubuh Anda, dan jika Anda menjadi lebih akrab dengan irama kosmik, Anda akan melihat bahwa Anda dapat melakukan sinkronisasi irama tubuh Anda dengan irama alam semesta. Anda tidak harus menjadi seorang ahli, hanya memberi sedikit perhatian pada hal ini. Perhatikan bagaimana perasaan Anda pada waktu yang berbeda pada hari dan pada waktu yang berbeda dari bulan tergantung pada siklus bulan. Lihatlah ke langit, dan mengamati siklus bulan. Jika Anda melihat surat kapar, periksa kapan air laut pasang dan surut. Rasakan tubuh Anda dan lihat bagaimana hal ini berkaitan dengan masing-masing musim. Memahami ritme ini dapat membantu Anda, tapi informasi berikut ini adalah semua yang harus Anda ingat.
Antara jam enam dan jam sepuluh pagi hari dan antara jam enam dan jam sepuluh di malam hari adalah ketika tubuh Anda hipo metabolik, atau pada fase terendah metabolisme. Cobalah untuk meluangkan waktu hening sejenak sekitar jam enam di pagi hari dan jam enam di malam hari. Idealnya ini adalah waktu yang terbaik untuk bermeditasi di awal fase ini dan untuk berolahraga di tengah fase ini terutama jika Anda ingin melakukannya untuk menurunkan berat badan.
Antara jam sepuluh pagi hingga jam dua di sore hari adalah ketika metabolisme berada pada titik tertinggi. Ini adalah waktu untuk makan terbesar Anda, karena tubuh Anda akan memetabolisme makanan jauh lebih baik. Antara jam dua dan jam enam di sore hari adalah saat yang tepat untuk aktif, untuk belajar keterampilan mental baru atau untuk melakukan kegiatan fisik. Antara jam dua dan enam pagi adalah waktu yang baik untuk bermimpi.
Sekitar jam enam di malam hari, dan sebaiknya sebelum matahari terbenam, adalah saat yang tepat untuk makan malam. Itu adalah waktu terbaik makan malam dengan makanan yang ringan, dan memiliki setidaknya interval dua sampai tiga jam antara makan malam dan tidur. Kemudian cobalah untuk tidur sekitar jam sepuluh atau 10.30 pada malam hari, dan Anda akan memiliki tidur yang ideal dan mimpi yang dalam.
Ini adalah saran yang sangat mendasar, tapi begitu kita memulai untuk menyinkronkan ritme kita dengan irama kosmik, tubuh akan terasa sangat berbeda. Kita akan merasa begairah,tanpa merasakan lelah. Kita akan merasakan lebih banyak energi subyektif. Kita mulai mengalami kondisi kesadaran di mana segala sesuatu dalam hidup kita kemudian mengalir dengan mudah. Kesehatan yang baik bukan hanya tidak adanya penyakit, namun merupakan sukacita yang harus ada di dalam diri kita sepanjang waktu. Ini adalah keadaan kebahagiaan positif, yang tidak hanya secara fisik tapi juga secara emosional, psikologis dan akhirnya bahkan spiritual. Teknologi tidak akan membuat kita sehat. Apa yang akan membuat kita sehat harus selaras dengan kekuatan alam semesta, merasakan bahwa tubuh kita adalah bagian dari tubuh alam semesta, yang selalu berkomunikasi dengan alam, berkomunikasi dengan jiwa kita dengan selalu meluangkan waktu dalam keheningan dan kesendirian.
Lautan dan sungai-sungai di planet kita adalah darah kehidupan yang beredar di dalam jantung kita dan di dalam tubuh kita. Udara adalah nafas suci kehidupan yang memberikan energi bagi setiap sel dalam tubuh kita sehingga bisa hidup dan bernafas dan berpartisipasi dalam tarian kosmos. Untuk mengetahui bahwa kita adalah bagian dari bumi ini, untuk mengetahui bahwa kita tidak terpisahkan dari kosmos, adalah dengan memiliki pengalaman sukacita, pengalaman keterhubungan dengan segala sesuatu. Ini adalah pengalaman penyembuhan, ini adalah pengalaman seluruh keberadaan. Dan untuk menjadi utuh adalah dengan hidup dalam kasih karunia.


Share:

Jumat, Juni 05, 2015

Sisi Lain Bermain, Bertualang, dan Belajar

"Pengalaman adalah guru terbaik. Menghadirkan pengalaman adalah bagian terbaik yang bisa dilakukan oleh guru agar anak-anak bisa belajar secara mengasyikan dan menyenangkan". 
Bermain, Bertualang, Belajar

Di Sekolah Alam Bandung, anak-anak mengalami dan belajar langsung dari setiap proses yang mereka jalani. Lewat kegiatan wirausaha, mereka mengalami langsung belajar mandiri dalam mencari ide usaha, mewujudkannya, dan mengevaluasinya. Wirausaha mengajarkan empati, sikap pantang menyerah, dan kreativitas. Selain itu, mereka juga belajar langsung lewat kegiatan outbond.

Outbond mengajarkan banyak hal yang sangat positif untuk perkembangan anak didik. Mengalami langsung risiko di alam terbuka, mengantisipasi risiko, memperhitungkannya, kemudian menikmati setiap prosesnya dengan baik. 

Bermain, Bertualang, Belajar! Ingat itu, sejatinya semua hal menjadi sangat menyenangkan saat kita tidak mematok kelas sebagai tempat belajar. Belajar di mana saja, kapan saja, dari siapa saja. Belajar sepanjang masa karena belajar adalah kewajiban. Tempatnya tidak wajib dari sebuah ruang khusus berukuran tertentu dengan pakem kurikulum yang ditentukan orang lain. Belajar adalah bermain, belajar adalah bertualang, belajar adalah belajar. Bangga bisa menjadi bagian dari mereka yang terus belajar dan berkarya.

Banyak sekali pengalaman unik yang mereka tuliskan dalam buku yang berjudul Bermain, Bertualang, Belajar ini! Apresiasi kepada guru-guru dan fasilitator di SAB yang sudah mengantarkan mereka sampai jenjang SD 6 dengan baik. Terima kasih!



Share:

Kamis, Mei 28, 2015

Kata Kata Inspirasi Mendidik

Saya menemukan ini dari sebuah jaringan media sosial dan penting untuk saya sharing lagi di sini. Penting untuk diketahui karena sangat inspiratif.

Education (.huffpost.com)
Inilah kata kata inspiratif kreatif mendidik, pesan dari orangtua yang sudah lama bergerak dalam bidang pendidikan sebelum era kita saat ini.

Pendidikan bukan persiapan untuk hidup
Pendidikan adalah hidup itu sendiri
(John Dewey)

Tujuan pendidikan adalah mempersiapkan generasi muda
Untuk mendidik diri mereka sendiri seumur hidup mereka.
(Robert Maynard Hutchins)

Pendidikan bukanlah sesuatu yang diperoleh seseorang, Tapi pendidikan adalah sebuah proses seumur hidup
(Gloria Steinem)

Yang hebat didunia ini bukanlah tempat dimana kita berada melainkan arah yang kita tuju.
(Oliver Wendell Holmes)

Arah yang diberikan pendidikan untuk mengawali hidup seseorang akan menentukan masa depannya
(Plato)

Murid yang dipersenjatai dengan informasi akan selalu memenangkan pertempuran
(Meladee McCarty)

Seorang Guru Menggandeng tangan, Membuka pikiran, Menyentuh hati, Membentuk masa depan. Seorang Guru berpengaruh selamanya Dia tidak pernah tahu kapan pengaruhnya berakhir
(Henry Adam)

Kebajikan atau pengetahuan saja takkan cukup sebagai modal menjadi Guru Anugrah mengajar adalah bakat yang khas dan melibatkan kebutuhan serta hasrat dalam diri sang Guru sendiri.
(John Jay Chapman)

Salah satu tanda seorang pendidik yang hebat adalah kemampuan memimpin murid-murid, menjelajahi tempat-tempat baru yang bahkan belum pernah didatangi sang pendidik
(Thomas Groome)

Mengajar berarti belajar lagi
(Oliver Wendell Holmes)

Guru biasa memberitahukan
Guru baik menjelaskan
Guru ulung memeragakan
Guru hebat mengilhami
(William Arthur Ward)

Aku menyentuh masa depan. Aku mengajar
(Christa McAuliffe)

Kita tidak selalu bisa membangun masa depan bagi generasi muda
Tapi kita bisa membangun generasi muda untuk masa depan.
( Franklin D Roosevelt)

Kita tidak bisa mengajari orang apapun
Kita hanya bisa membantu mereka menemukannya di dalam diri mereka
(Galileo Galilei)

Jika kau memberi tahu mereka
Mereka hanya akan melihat gerakan bibirmu
Jika kau menunjukan kepada mereka
Mereka akan tergoda untuk melakukannya sendiri
(Maria Montessori)

Yang penting bukan bagaimana caramu hidup Tapi hidup siapa yang kamu ubah dengan hidupmu Seorang majikan bisa memberitahumu apa yang ia harapkan darimu Tapi seorang Guru membangkitkan pengharapanmu sendiri
(Patricia Neal)

Seni mengajar dalah seni membantu penemuan
(Mark Van Doren)

Aku bukan seorang Guru tapi seorang pembangkit
(Robert Frost)

Tujuan mengajar adalah untuk membuat anak bisa maju tanpa Gurunya
(Elbert Hubbard)

Jangan pernah meragukan keberhasilan
Sekelompok kecil orang yang bertekad mengubah dunia Karena hanya kelompok seperti itulah yang pernah berhasil melakukannya
(Margaret Mead)

Setiap orang berbakat di bidang tertentu
Kita hanya harus menemukan apa bakatnya
(Evelyn Blose Holman)

Aku bukan seoarang Guru hanya sesama musafir yang kau tanyai arah
Aku menujuk ke arah depan—kedepan diriku sendiri dan ke depan dirimu
(George Bernard Shaw)

Apa yang ingin dipelajari murid
Sama pentingnya dengan apa yang ingin diajarkan Guru
(Lois E.LeBar)

Bertindaklah seolah apa yang kau lakukan membuat perbedaan
Karena kenyataannya memang begitu
Ajari murid-murid menggunakan bakat apapun yang mereka miliki.
Hutan akan sunyi jika yang berkicau
Hanyalah burung-burung yang paling merdu kicaunya
Kita cemas akan jadi apa anak kita nantinya
Namun kita lupa bahwa ia sudah jadi seseorang sekarang
(Stacia Tusher)

Mengajar bukan profesi. Mengajar adalah kegemaran
Aku telah mencapai sebuah kesimpulan yang menakutkan bahwa aku
adalah unsur penentu di dalam kelas.
Pendekatan pribadikulah yang menciptakan iklimnya
Suasana hatikulah yang membuat cuacanya.
Sebagai seorang Guru, aku memiliki kekuatan yang sangat besar
untuk membuat hidup seseorang menderita atau gembira.
Aku bisa menjadi alat penyiksa atau pemberi ilham,
bisa bercanda atau mempermalukan,
melukai atau menyembuhkan.
Dalam semua situasi, reaksikulah yang menentukan
apakah sebuah krisis akan memuncak atau mereda
dan apakah seseorang akan diperlakukan sebagai manusia atau direndahkan.
( Haim Ginott)

Anak-anak di dalam kelas kita mutlak lebih penting daripada pelajaran yang kita ajarkan kepada mereka
(Meladee McCArty)

Aku seorang Guru
Guru adalah seorang pemimpin
Tidak ada keajaiban dalam pekerjaanku
Aku tidak berjalan di atas air
Aku tidak membelah lautan
Aku hanya mencintai anak-anak
(Marva Collins)

Kau bisa membayar orang untuk mengajar tapi kau tak bisa membayar mereka untuk peduli
(Marva Collins)

Salah satu hal yang bisa dilakukan seorang Guru adalah mengirim pulang seorang murid di siang hari dalam keadaan menyukai diri mereka
sedikit lebih daripada ketika ia datang di pagi hari
(Ernest Melby)

Anak-anak adalah sumber alam kita yang paling berharga
(Herbert Hoover)

Setiap murid bisa belajar,
hanya saja tidak pada hari yang sama atau dengan cara yang sama
(George Evans)

Jika kau harus berteriak, lakukanlah untuk membangkitkan semangat seseorang. Rahasia pendidikan adalah menghormati sang murid
(Ralph Waldo Emerson)

Mengajari anak-anak berhitung memang bagus, tapi yang terbaik adalah mengajari mereka apa yang perlu diperhitungkan
(Bob Talbert)

Masuklah ke dalam dunia mereka
Bawalah mereka ke duniamu!


Share:

Sabtu, Mei 02, 2015

Hari Pendidikan dan Kreatif Mendidik

Sudah banyak yang tahu, yah anggap saja demikian bahwa 2 Mei itu adalah Hari Pendidikan Nasional setelah 1 Mei kemarin Hari Buruh Internasional. Apakah ada korelasi antara pendidikan dengan buruh? Ini pertanyaan menarik. Untuk menjawabnya harus ada penelitian atau minimal kajian mendalam antara keduanya. Misalnya tentang apakah pendidikan itu bagian penting dari buruh atau sebaliknya buruh itu bagian penting dari pendidikan.

Ki Hadjar Dewantara di google
Hari Pendidikan Nasional selalu identik dengan seorang tokoh yang bernama Ki Hadjar Dewantara. Sosok pahlawan nasional yang pemikirannya dan orang berasal dari Indonesian tetapi dipraktikan di Finlandia. Finlandia kemudian menjelma menjadi sebuah negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia mengalahkan Jepang yang pada beberapa tahun pernah menjadi negara dengan sistem pendidikan yang baik. 

Ki Hadjar Dewantara adalah tokoh dibalik perguruan Tamansiswa yang mempraktikan konsep-konsep pendidikannya dengan baik sesuai pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Tokoh inspiratif tersebut mampu membuat terobosan pendidikan konvensional pada jamannya. 

Saya membaca beberapa buku Ki Hadjar Dewantara kemudian meresapi makna dan mencoba melakukan pendekatan pendidikan di kelas sesuai dengan referensi yang dituliskan oleh Ki Hadjar Dewantara. Rasanya sangat menyenangkan saat membangun suasana kelas yang asyik untuk belajar dibandingkan dengan kelas yang monoton. Saya menyebutnya dengan Kreatif Mendidik. 

Kreatif Mendidik adalah sebentuk manifesto pendidikan yang saya dalami dan saya kembangkan bersama anak-anak. Berawal dari sebuah buku yang saya tulis juga yang berjudul Mendidik Itu Kerja Kreatif. Buku yang ada eh yang diterbitkan sebuah penerbit online terbesar yaitu Bitread (sila mengunduh di aplikasi android dengan kata kunci BITREAD) ini berisi pengalaman dan sisi-sisi lain dari sebuah kalimat Kreatif Mendidik dan Mendidik Kreatif.




Share:

Jumat, Mei 01, 2015

Bermain, Bertualang, Belajar di Sekolah Alam Bandung

Bulan Mei 2015 ini akan hadir buku baru yang ditulis anak-anak Sekolah Alam Bandung angkatam 8 tahun pendidikan 2014-2015. Sebuah buku yang inspiratif karena berisi catatan pengalaman mereka selama belajar di Sekolah Alam Bandung.

Nantikan yah, tanggal untuk launching dan pemberitahuannya akan disampaikan menyusul. Pokoknya tunggu kehadiran buku "Bermain, Bertualang, Belajar: Catatan Pengalaman Sekolah Menyenangkan"

Sekolah Alam Bandung bisa dilihat di sini, di bawah ini!

Sekolah Alam Bandung bisa juga disebut sebagai Sekolah Alternatif di daerah Bandung yang nyaman dan asri serta berwawasan lingkungan.

Share:

Rabu, Januari 28, 2015

Menyaring Informasi

Salah satu kemampuan anak-anak sekolah saat ini adalah menyaring informasi. Di tingkat dasar, anak-anak seminimalmungkin harus terbebas dari gempuran teknologi. Teknologi akan membuat anak-anak cepat terbangun dari tahapan usianya. Anak tercerabut dari keasyikan masa kecilnya.
Gempuran informasi itu hadir lewat teknologi. Dengan kemudahan yang ditawarkan sebuah benda bernama handphone, tablet, dan teknologi lainnya, informasi deras dijejalkan ke kepala anak-anak. Anak-anak bisa kecapean karena informasi yang bersaing masuk tanpa bisa dikendalikan. Hasilnya biasanya muncul dalam bentuk tantrum, cepat marah, stress, dan tak bisa diatur.

Lengkapi kemampuan menyaring informasi agar anak terhindar dari efek negatif internet
Arus informasi bisa disesakan antara informasi yang benar dan informasi yang tak benar. Ada juga informasi yang mendompleng kebenaran sebenarnya mengarah pada hal tak benar. Hoax adalah salah satu contohnya. Tak terkira banyaknya informasi hoax yang dibuat untuk menakut-nakuti pembaca.
Belum lagi virus akal budi atau dikenal dengan meme. Virus akal budi ini semula hanya berupa hiburan tetapi lama-lama secara tak sadar akan membuat bingung antar fakta dan bukan fakta. Antara kebenaran dan bukan kebenaran.

Untuk itu, kemampuan menyaring informasi di era teknologi ini sangat mendesak untuk diketahui banyak orang terutama kepada orangtua dan guru yang selalu berhubungan dengan anak-anak di sekolah. Anak yang mampu menyaring informasi dengan baik akan belajar maksimal di dalam kelasnya. Lebih menikmati saat ia mengikuti kegiatan bersama teman-temannya. Bisa bermain dengan ceria dan selalu segar untuk mencari pengalaman-pengalaman barunya.


Share:

Rabu, Januari 21, 2015

Batuan di Bumi

Di sekolah Waldorf sebagai bentuk pendidikan holistik dan utuh, pelajaran sains diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sangat menarik dan menyenangkan. Seperti memadukan semua potensi yang dimiliki manusia. Distimulus sehingga pelajaran-pelajaran yang disampaikan para gurunya menjadi lebih hidup. Lebih dinamis dan kreatif. Tidak kaku apalagi konvensional.

Teringat sebuah materi sains tentang batuan. Di alam ini ada berbagai jenis batuan alam yang menarik untuk dikaji dan dipelajari. Koleksi batuan alami ini terdapat di museum geologi Bandung. Batu mulia adalah salah satu batuan dengan banyak ragam yang sekarang kian digandrungi para lelaki muda maupun tua. Mereka tumplek di tempat-tempat penjualan batu mulia ini.

Jenis-jenis batu mulia ini ternyata banyak. Ada batu mulia yang tersohor pada jaman orde baru yaitu batu supersemar. Batu mulia yang kalau diterawang akan terlihat sosok tokoh pewayangan yaitu semar. Batu mulai merah juga banyak dicari. Namanya batu merah delima. Masih banyak lagi batu mulia yang dicari para kolektor. Di beberapa tempat dijual batu mulia dengan harga murah. Jual batu mulia murah tetapi masih memiliki nilai seni yang sangat tinggi.

Batu alami di alam juga masih banyak. Walaupun masih banyak, kita tetap dituntut untuk tetap memperhatikan kelestarian alam. Jangan sampai menambang sepuasnya karena bisa fatal kepada keberlangsungan kehidupan itu sendiri.

Banyak batu mulia di Cisangkal, Garut (idenide.blogspot.com)

Share:

Rabu, Desember 31, 2014

How Good You Want To Be?

Tahun 2014 sebentar lagi berakhir. Pasti banyak cerita selama mengarungi tahun 2014. Cerita-cerita seru yang membuat tahun 2014 menjadi sangat berkesan. Pelajaran-pelajaran penting mengalir sedemikian rupa pada setiap individu yang menjalaninya. Semua tahu, guru terbaik adalah pengalaman. Selama mengalami tahun 2014, pengalaman-pengalaman yang terjadi baik yang berkesan mendalam atau sekedar lewat saja, semuanya adalah guru buat kita. Guru-guru itu membawa pelajaran kehidupan untuk kita maknai.

Whatever You Think, Think The Opposite! (Paul Arden)
Selama menjalani, kita menginginkan kebaikan tetapi adakalanya malah ketidakbaikan yang menimpa. Bisa jadi itu yang terbaik yang Tuhan berikan pada kita. Baik di mata kita belum tentu baik di mata Tuhan. Tetapi tidak baik di mata kita bisa jadi kebaikan di mata Tuhan. Kita hanya tidak menyadarinya. Tuhan mengajak kita untuk lebih bersabar menunggu waktu yang tepat.

Teringat salah satu catatan Paul Arden, It's  All My Fault yang berusaha menasehati dengan baik.
If you are involved in something that goes wrong, never blame others. Blame no one but yourself. If you touched something, accept total responsibility for that piece of work. If you accept responsibility, you are in a position to do something about it. 
The point is that, whatever other people's failings might be, you are the one to shoulder the responsibility. There are no excuses.

Terimalah setiap pelajaran penting dalam hidup ini untuk kebaikan diri sendiri. Tidak ada alasan untuk mencari-mencari kesalahan ke pihak luar. Intinya ada di dalam diri.

Everybody wants to be good, but no many are prepared to make the sacrifices it takes to be great.
To many people, being nice in order to be liked is more important. There's equal merit in that, but you must not confuse being good with being liked.
Most people are looking for a solution, a way become good. There is no instant solution, the onle way to learn is through experience and mistakes.
You will become whoever you want to be.





Share:

Senin, Desember 15, 2014

Sisi Lain Warna

Menggambar di sekolah adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan. Menambahkan gambar dalam setiap catatan membuatnya terlihat menarik. di Sekolah Waldorf, menggambar bahkan ada pelatihan untuk gurunya. Di sekolah tersebut bahkan ada semacam buku tutorialnya. Judul buku  tersebut adalah Painting and Drawing In Waldorf School. Hal ini menunjukan begitu pentingnya menggambar dalam sebuah aktivitas pendidikan di sekolah. Kekhasan gambar di Sekolah Waldof adalah warna yang menarik serta ketiadaan garis tepi atau outline. Bandingkan dengan gambar pada umumnya. Bahkan sayapun masih suka menggambar dengan outline. Mereka dilatih menggambar tanpa outline sejak tahapan dini.

Gambar anak di Sekolah Waldorf (http://sacramentohomeschoolmathbyhand.com/)
Dalam menggambar ada salah satu aspek yang juga sama pentingnya yaitu warna. Bandingkan sebuah karya gambar yang berwarna dengan gambar yang tidak berwarna. Tentu akan memberikan perasaan yang berbeda pada setiap karya yang berwarna. Saya selalu mengarahkan anak untuk mewarnai karyanya terutama karya gambar. Jika tidak diarahkan, beberapa anak biasanya memilih warna yang praktis, mudah, dan cepat.  Ada kesan yang penting berwarna, masalah banyak atau tidaknya terserah guru. Tentang ini, saya mengelompokan anak-anak dalam beberapa kategori berdasarkan cara berkaryanya. Si praktis dan si perfect. Si perfect akan memilih warna dengan durasi waktu yang lama. Ia akan memikirkan banyak hal tentang pilihan warnanya. Pekerjaanya biasanya lambat karena ia sibuk memilih warna di awal. Sementara si praktis, cenderung cepat menentukan tetapi keinginannya untuk cepat beres membuat karyanya terlihat tidak maksimal.

Dari pilihan warna, kita bisa mengidentifikasi anak. Kecenderungan anak dalam memilih warna-warna yang dominan dalam karyanya menggambarkan secara tidak langsung kepribadiannya. Misalnya anak yang menyukai warna hitam. Anak yang menyukai warna hitam cenderung punya pemikiran yang konservatif. (konservatif berasal dari bahasa latin com servare, yg artinya "melindungi dari kerusakan/kerugian) dan sangat tahu apa kelebihan diri mereka(agak kepedean sih). Warna hitam juga cenderung membuat mereka ingin tampil percaya diri.
Anak yang menyukai warna hitam atau putih biasanya memiliki sifat yang bersahaja, imajinatif, petualang, bersemangat, antusias dan periang. Biasanya orang yang menyukai warna ini menganggap hidup hanyalah sebagai permainan. Ia menyukai hal-hal yang menyenangkan dan menantang, senang bekerja untuk membantu orang lain karena hal ini merupakan suatu petualangan dan kebahagiaan bagi dirinya.
Warna lainnya misalnya pink. Warna ini cenderung dikenal sebagai warna feminin (lebih kepada sifat kewanitaan). Warna ini menyembunyikan kepribadian yang misterius, bukan misterius yang berbau mistis tapi lebih kepada sesuatu yang jarang orang lain tahu. Jadi, tak benar jika seseorang yang menyukai warna pink adalah sosok yang sangat girly, bisa jadi ia pandai memainkan gayanya. Orang yang menyukai warna ini memiliki sifat yang romantis, hangat, suka membantu, penyayang dan mempunyai kesederhanaan spiritual . Jika pink adalah warna kesukaan Anda, biasanya Anda menganggap orang-orang yang peduli dengan Anda sebagai sesuatu yang paling berharga yang pernah Anda miliki. Anda membutuhkan kedekatan, aturan yang fleksibel, menyukai adaptasi dan perubahan. Anda benar-benar suka dengan keromantisan, pelukan, serta komunikasi. Demikianlah penjelasan dari Paulus Darby tentang Mengetahui sifat seseorang dari warna kesukaannya. Semoga apa yang telah dihadirkan oleh Aura pesona kali ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan untuk hal yang positif.
Memilih warna merah menunjukan sosok anak yang cerdas, berani dan vokal! Mereka sangat suka berada di tengah banyak orang dan menjadi pusat perhatian. Mereka juga suka berpetualang dan tak suka ditentang.
Penggemar warna merah biasanya adalah orang yang tegas, memiliki kepribadian yang cemerlang, kepemimpinan yang kuat, punya semangat yang tinggi, jiwa sosialnya tinggi dan menyukai koneksi dengan banyak orang. Orang yang menyukai warna merah adalah type yang senang dengan kesibukan yang membutuhkan energi yang tinggi seperti berbicara, presentasi, dan membuat koneksi baru.
Sementara itu untuk anak yang menyukai warna biru, seperti kesan yang didapat dari kejernihan warnanya, Mereka yang menyukai warna biru adalah sosok penyayang dan berjiwa bebas. Mereka percaya bahwa kecantikan dari dalam dirilah yang membuat mereka cantik seutuhnya. Seperti air yang mengalir, energinya surut dan naik, melihat perubahan untuk melakukan suatu gerakan. Orang yang menyukai warna biru biasanya dapat di andalkan untuk memecahkan suatu masalah.
Warna oranye menunjukkan seseorang adalah orang yang tulus, menikmati tantangan dan hal-hal baru. Mereka juga punya ambisi besar serta senang menjadi pusat perhatian. Memang ngga banyak sih arti kata dari warna orange ini tapi kalau ditela'ahi punya ambisi besar pasti selalu ingin mencoba hal-hal yang baru dan tidak mudah menyerah untuk selalu mencoba.
Anak sedang menggambar 
Bagi anak yang suka warna kuning, biasanya ia anak yang optimis (orang yang selalu berpengharapan baik dalam mengenai segala hal) suka akan tantangan dan kegiatan di luar ruangan. Penyuka warna kuning juga adalah anak yang fleksibel dan punya intuisi yang kuat.
Warna putih dikatakan sebagai warna netral, dan demikian pula dengan yang memfavoritkan warna satu ini. Mereka Cenderung pecinta damai dan tak suka memihak. Selain itu juga termasuk orang yang tenang dan mudah berteman dengan siapa saja.
Untuk pecinta hijau, maka tak salah lagi, Kalian adalah sosok pecinta lingkungan. Sekalipun mungkin bukan orang yang terjun di dalam organisasi pecinta lingkungan, namun kalian berusaha menjaga lingkungan sekitarnya. Ia juga anak yang keras kepala, namun sekaligus teman yang menyenangkan. Dewasa, berambisi, punya semangat hidup yang tinggi, menyukai sesuatu yang nyata, kehidupan sehari-hari, karir, perubahan, seringkali dikaitkan dengan selera, nilai-nilai dan keyakinan yang tradisional. Jika hijau adalah warna favoritnya, ini melambangkan kedewasaan dan ambisi. Ia mampu bergerak dengan cepat, menganggap kehidupan sebagai tangga dan ia dapat mendakinya dengan cepat. Ia memiliki kekuatan perasaan yang bisa mengontrol apa saja yang ada di sekitarnya.

Pilihan anak terhadap warna dominannya dalam setiap karya tidak bisa dipaksakan oleh gurunya. Ia mengalir begitu saja. Biasanya saya hanya memberikan saran dan arahan untuk menambahkan sisi-sisi lainnya dari warna yang lain. Berharap anak mampu memadukan warna lainnya dalam sebuah karya. Kan tidak menarik jika anak hanya berkarya dengan satu warna saja sementara yang lainnya mampu memadukan semua warna dengan baik.
Share:

Postingan Populer